Pada Angin Senja
Pada angin senja.. Bersemilir-dingin,mulai menyambangi rasa Menelisik beberapa luka Yang tertancap dalam dada Melumuri jiwa yang gundah gulana Baru kusadari bahwa.. Cerita kita memang telah berakhir Namun dengan bodohnya aku malah membiarkan Setiap detik kenangannya mengalir Ternyata.. Kau rampas senyum sederhana yang kupunya Kau ambil raga yang semula bahagia Luluh lantahkan hati dan jiwa Hancur leburkan semua angan Yang berharap menjadi kenyataan Kau biarkan aku berjalan dengan iringan Luka yang tak ringan Kau biarkan aku berlari dengan iringan tawa Yang selalu hambar terasa Pada angin senja Ku dekap erat bayangnya Ku kubur dalam untuk angan hidup bersamaya ~Putri Hujan