Rintik Novena

Disepertiga malam ku
Ku mulai mengeja bayang tentang mu
Bersama lembar kedelapan Novena ku
Ku mulai gambarkan tentang indahnya takdir bersama mu...

Betapa sulitnya angan ku...

Bersama aroma petrichor yang menguar dipertengahan malam..
Ku terlempar dengan takdir yang memepertemukan..
Ya...
Kamu berjalan dengan panggilan
Dan aku berjalan dengan belajar melepaskan..

Entah rintik keberapa yang menemani malam ku..
Entah harapan keberapa yang pupus tentang dirimu..
Entah angan keberapa tetap menjadi halusinasi ku..
Namun yang pasti..
Kusebut setiap rindu ku akan dirimu didalam setiap Novena ku.



~Putri Hujan


 Gereja Katolik St. Paulus Bambang-Resapombo

Comments

Popular posts from this blog

1.04 Am