A
Siapa kau sebernarnya? Sehingga aku tak dapat mendeskripsikan Lewat untaian kata Ataupun lewat dendangan irama. Hadir mu pun nyata Namun seolah-olah aku buta Akan serpihan-serpihan Sifat dan pribadi yang melekat Yang dapat dipandang mata. Siapa kau sebenarnya? Sehingga terus membuat aku Bertanya-tanya Tentang tawa mu yang mampu Menjadi candu Tentang mata mu yang mampu Membuat ku terpaku Siapa kau sebenarnya? Sehingga aku terus terjebak Akan hadir mu yang selalu Mampu membuat ku membisu Dan tak beranjak. ~PutriHujan